DomestikHighlightNews

Pasca Audit EASA dan FAA, GMF Menjadi MRO dengan ‘High Level’ Quality

Infopenerbangan,- European Aviation Safety Agency (EASA), melakukan audit tahunan di PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia (GMF). Audit ini dilakukan dengan tujuan memperpanjang sertifikasi dan penambahan sertifikasi terhadap kapabilitas baru yang dimiliki GMF. Audit yang dilakukan oleh para auditor EASA yang terdiri dari David Marchand sebagai leader dan Jean Michael de Lecluse ini dilakukan dari tanggal 16 sampai dengan 20 Januari 2017.
Pada kesempatan audit tahun 2017 ini, GMF mengajukan beberapa sertifikasi tipe rating baru antara lain untuk APU 331-351, pesawat Airbus A330 hingga C-Check, serta upgrade rating engine CFM56-7B yang semula hanya sampai tahap assembly-disassembly menjadi complete overhaul untuk area perawatan mesin pesawat.
VP Quality Assurance & Safety GMF, Erman Noor Adi mengatakan pengajuan rating baru ini merupakan upaya untuk meningkatkan kepercayaan customer dan mendapatkan volume customer yang lebih besar. “Hal ini sejalan dengan program perusahaan ditahun 2017 untuk memperkuat bisnis inti GMF, yaitu dari sisi perawatan airframe, mesin dan komponen pesawat,” tambahnya.
Disamping itu, Federal Aviation Administration (FAA), juga telah melakukan audit tahunan di GMF pada tanggal 23 sampai dengan 31 Januari 2017. Sama halnya dengan audit EASA, momen ini dimanfaatkan untuk menambahkan sertifikasi kapabilitas yang dimiliki GMF. Adapun tipe rating yang diajukan adalah perawatan pesawat Airbus A330 dan B777 sampai pengerjaan C-Check, engine CFM56-7B hingga overhaul, dan D1 rating untuk NDT Thermography.
Di tahun 2016 silam, GMF mendapatkan predikat ‘Low Risk MRO’ dari FAA. Hal ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan dengan hasil audit yang cukup memuaskan di tahun ini. Auditor FAA yang terdiri dari Art John Muzzicato (PMI) dan Frank Baker (PAI) menilai bahwa GMF sebagai perusahaan Maintenance, Repair & Overhaul (MRO) sudah berada pada ‘high level’ quality.
Erman menambahkan bahwa kepercayaan authority terhadap kualitas GMF menjadi sangat penting dan mendasar bagi perkembangan bisnis GMF kedepannya. “Hasil audit yang baik ini juga menjadi tantangan bagi kami untuk terus berkomitmen menjaga dan meningkatkan Quality & Safety di setiap pekerjaan perawatan di GMF ,” tambah Erman.
Pencapaian GMF dalam menambah kapabilitas dan meningkatkan kualitasnya merupakan upaya untuk meraih visinya di tahun 2020 menjadi “Top 10 MROs in The World” yang dituangkan dalam 3 pilar perusahaan, yaitu Human Centric, Business Expansion dan Technology Driven. Hal ini juga merupakan bukti komitmen GMF dalam menjaga keselamatan penerbangan dan meningkatkan kualitas penerbangan baik di dalam negeri maupun di dunia. (*/RF)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close