HighlightHot NewsInternasional

Pembajakan Pesawat Tanpa Tuntutan Berakhir, Pelaku Ditangkap

Infopenerbangan.com, -Pesawat Airbus A320 milik maskapai pemerintah Libya, Afriqiyah Airways yang tengah dalam perjalanan dari Sabha di Libya selatan menuju Tripoli, ibukota Libya ketika dibajak dan dipaksa terbang ke Malta pada Jumat, 23 Desember waktu setempat. Drama pembajakan di dalam pesawat itu berlangsung sekitar empat jam.

Akhirnya, dua pria yang mencoba membajak sebuah pesawat Libya dan mengalihkannya Malta, telah mengakhiri aksinya dan menyerah. Semua penumpang pesawat pun bebas.

Pesawat mendarat di Bandara Internasional Malta pada sekitar pukul 11.34 waktu setempat, dengan mengangkut 109 penumpang, enam kru dan dua pembajak. Semua penerbangan dari dan ke Malta sempat dihentikan sementara militer Malta melakukan negosiasi dengan pembajak.

Begitu mendarat di Malta, pesawat telah dikepung oleh kendaraan-kendaraan militer. Kedua pembajak awalnya melepaskan kaum wanita dan anak-anak, yang kemudian diikuti dengan puluhan penumpang lainnya.

Dijelaskan Muscat, setelah membebaskan semua penumpang dan dua kru, pembajak sempat menahan empat kru pesawat selama beberapa saat. Setelah negosiasi lebih lanjut, pembajak setuju untuk membebaskan keempat kru tersebut dan menyerah. Personel militer Malta bersenjata lengkap kemudian menyerbu masuk ke pesawat untuk menangkap kedua pembajak.

Awalnya, kedua pembajak dikira memiliki sebuah granat dan setidaknya satu pistol dalam aksi pembajakan tersebut. Namun kemudian diketahui bahwa keduanya hanya menggunakan senjata replika.

“Penyelidikan forensik awal mengenai percobaan pembajakan menunjukkan bahwa senjata-senjata yang digunakan hanyalah senjata replika yang mirip,” demikian disampaikan pemerintah Malta dalam statemen seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (24/12/2016).

Perdana Menteri Malta Joseph Muscat mengatakan, kedua pembajak yang diduga berkebangsaan Libya itu telah ditangkap. (eq)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close