DomestikHot NewsNews

Pentingnya Airmanship untuk Keselamatan Penerbangan

Infopenerbangan – Dunia penerbangan yang terus bergerak maju dan penuh tantangan harus diimbangi dengan sumber daya manusia yang memiliki jiwa pemimpin secara baik. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug berupaya menjawab tantangan tersebut dengan menggelar seminar yang bertajuk “Pemahaman Airmanship dan Hubungannya terhadap Keselamatan Penerbangan” di STPI, Curug, Tangerang, Banten, Sabtu (4/3).

Dalam seminar tersebut hadir tiga pembicara Marsma Asep Adang Supriyadi,  Dr. Erwansyah Syarief, Ketua STPI Novyanto Widadi S.IP, dan moderator oleh Ir. R. Yuliantika.

DSC06883-webErwansyah Syarief dalam kesempatan itu menjelaskan didalam dunia penerbangan ada kondisi tertentu yang membutuhkan keberanian pengambilan suatu keputusan. Oleh karena itu setiap insan dunia penerbangan harus memiliki keberanian dalam mengambil keputusan terutama dalam kondisi darurat.

Sayangnya siswa di Indonesia banyak yang belum diajarkan untuk belajar mengambil keputusan dalam situasi tertentu atau darurat.

“Pesan saya, bahwa kita harus sejak dini harus belajar berani membuat keputusan sebagai seorang pemimpin. Disayangkan dalam budaya kita, ketika kita berbuat salah selalu kerap kali dimarahi, nah ini yang salah,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa tujuan dibangunnya airmanship yang tidak bisa dipisahkan dengan kepemimpinan ini  adalah bagaimana untuk meminimalisir kecelakaan. Dan itu berkorelasi dengan kepemimpinan seperti contoh pada kasus Citilink saat Albert Burhan mundur dari jabatannya. Itu mentalitas kepemimpinan.

“Sebagai seorang pemimpinan kita harus memiliki tiga poin, knowledge, skill dan attitude,” ungkapnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama ketua STPI Novyanto Widadi mengatakan bahwa airmanship dan kepemimpinan ini perlu di miliki oleh setiap insan penerbangan, khususnya para Taruna STPI.

Dalam hal ini, STPI wajib memberikan bekal dan dasar fundamental yang kuat dan kokoh kepada para taruna/i, agar mereka mampu dan siap menjadi personil penerbangan yang professional, serta berkarakter terbaik dalam Airmanship yang diantaranya mencakup Preflight yang baik dan benar, mendapatkan gambaran besar dari kegiatan/tugas yang kita laksanakan, gunakan sumber-sumber yang banyak dengan rajin mencari sumber tersebut.

“Untuk mencapai hasil pendidikan yang diinginkan, maka seluruh jajaran manajemen Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia berkomitmen akan secara konsekuen dan konsisten menerapkan seluruh prinsip-prinsip Airmanship, Leadership dan safety Culture dalam pelaksanaan pendidikan dan pelatihan, dengan selalu hadir dan memantau hasil-hasil pendidikan dan pelatihan sesuai dengan panduan prinsip-prinsip yang berlaku sesuai dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat internasional terhadap pelayanan jasa transportasi udara.”

Seminar yang diikuti puluhan peserta baik dari para taruna STPI Curug dan instansi pendidikan lainnya ini mendapat respon yang positif. Rifqi salah satu peserta dari Politeknik Negeri Bandung mengatakan kegiatan seperti ini baik sekali untuk rutin diadakan dan diikuti, karena selain menambah wawasan baru juga untuk menambah relasi terutama dalam pekerjaan.

“Semoga STPI bisa berkala mengadakan kegiatan ini dengan tema-tema yang berbeda, buat kami ini sangat bermanfaat,” tutur Rifqi yang hadir bersama lima temannya. (Eq)

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close