Ragam

Penyebaran Penyakit Menular Dalam Penerbangan Komersial

PENYEBARAN PENYAKIT MENULAR DALAM PENERBANGAN

Infopenerbangan,- Para wisatawan seringkali memiliki perhatian terhadap risiko kesehatan saat bepergian dengan pesawat. Penyakit yang timbul akibat hubungan langsung dengan penerbangan tidak umum dijumpai, namun salah satu hal utama yang muncul adalah adanya intensitas perjumpaan yang sangat dekat dengan penumpang lain yang menderita penyakit menular.

Menurut The 2nd edition of Medical Guidelines for Air Travel yang diterbitkan oleh Asosiasi Kedokteran Penerbangan Amerika, penyedia jasa kesehatan penumpang harus mempertimbangkan status imunisasi dan aspek kesehatan masyarakat dari penyakit menular. Setiap individu dengan penyakit menular apapun yang dapat ditularkan kepada penumpang lain hendaknya membatalkan rencana penerbangannya hingga yang bersangkutan dinyatakan tidak lagi menularkan penyakit.

Penyakit menular dapat ditularkan kepada penumpang lain dalam penerbangan. Oleh karena itu seseorang yang menderita penyakit secara mendadak atau masih dalam periode infeksius dari suatu penyakit menular yang spesifik tidak dianjurkan untuk melakukan perjalanan dan penumpang di ingatkan untuk sering mencuci tangan dan menutup mulut serta hidung saat batuk atau bersin.

Jika penumpang berpenyakit menular telah diketahui melakukan perjalanan dengan pesawat terbang, maka penumpang lainnya yang diduga tertular akan segera dihubungi oleh otorita kesehatan setempat untuk kemungkinan pelaksanaan pemeriksaan penapisan atau pengobatan profilaksis.

Untuk beberapa penyakit menular tertentu, otoritas kesehatan setempat akan menghubungi maskapai penerbangan yang dimaksud untuk kemungkinan risiko penularan pada penumpang lainnya sehingga dapat dilakukan tindakan pencegahan yang sesuai. Oleh karena itu, sangat dianjurkan bagi para calon penumpang untuk memberikan data pribadi, khususnya nomor telepon yang dapat dihubungi oleh pihak maskapai penerbangan saat melakukan pemesanan tiket guna pencegahan risiko penularan dari penumpang lainnya yang menderita penyakit menular tertentu.

Tuberkulosis

Walaupun risiko penularan bakterinya didalam pesawat adalah rendah, para ahli dibidang penyakit tersebut sepakat bahwa penyidik lanjutan terhadap penerbangan dengan lama penerbangan lebih dari 8 jam sangat diwajibkan bila penumpang yang sakit memenuhi kriteria diagnosis menurut WHO sebagai sesorang yang mudah menularkan penyakit.

Genorea

Penyakit meningkokus merupakan penyakit yang berbahaya dan cepat menularkan dimana deteksi dini dan pengobatan profilaksis dini secara agresif merupakan suatu tindakan penting dan darurat.Pengobatan yang dimaksud menjadi pertimbangan khusus bagi anggota keluarga yang bepergian bersama dengan pasien yang dimaksud dan penumpang yang duduk tepat disamping pasien yang dimaksud dalam penerbangan dengan lama penerbangan lebih dari 8 jam.

Influenza

Penularan virus tersebut didalam penerbangan telah dilaporkan, namun kelengkapan informasi sangatlah terbatas. Penularan tersebut umumnya terjadi melalui percikan lender dari hidung atau batang tenggorokan sehingga penumpang yang duduk tepat disamping pasien yang dimaksud memiliki peluang lebih besar untuk tertular penyakit tersebut.

Cacar

Cacar air bila didapatkan seseorang menderita penyakit tersebut, maka yang bersangkutan tidak diperkenankan untuk melakukan penerbangan selama masa infeksius yaitu 2 hari sebelum ruam kulit timbul hingga mulai berkurang lima hari berikutnya.

(Oleh : Dr. Wendri W.P. Pelupessy)

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close
gudanggacor
https://bridgejunks.com/ https://crownmakesense.com/ https://brithaniabookjudges.com/ https://hughesroyality.com/ https://rhythmholic.com/ http://konfidence.cz/ https://nfxdigital.com/ https://muscadinepdx.com/ https://oncoswisscenter.com/ https://www.turunclifehotel.com/bandar89/ bandar89 https://www.medboxrx.com/ https://www.kupujmo-lokalno.hr/ https://www.english-chesterfields.co.uk/wp-includes/images/