DomestikHot NewsNews

PERNYATAAN APG DAN SEKARGA TERKAIT TINDAKLANJUT MOGOK KERJA

PERNYATAAN APG DAN SEKARGA TERKAIT MOGOK KERJA

Infopenerbangan,- Asosiasi Pilot Garuda (APG) dan Serikat Karyawan Garuda (SEKARGA) yang tergabung dalam Sekertariat Bersama Serikat Karyawan PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Telah menindaklanjuti pemberitahuan kami sebelumnya perihal rencana aksi mogok yang ramai akhir-akhir ini, yang dilakukan oleh APG dan SEKARGA. Maka dari itu dengan APG dan sekarga menyampaikan sebagai berikut :

  1. Kami menyatakan sangat mendukung kegiatan operasional untuk kelancaran arus mudik dan balik lebaran tahun 2018.
  2. Kami khawatir kondisi ketidakpercayaan karyawan terhadap kepemimpinan Direksi Garuda Indonesia saat ini akan semakin berdampak terhadap kinerja perusahaan dan berpengaruh terhadap aspek-aspek lainnya.
  3. Bahwa kami sangat menghormati langkah dari pemerintah dibawah Bapak Menko Kemaritiman yang membantu menyelesaikan permasalahan MISMANAGEMENT di tubuh Garuda Indonesia yang hasilnya akan diputuskan pada Minggu pertama bulan Juli tahun 2018.

Dengan mempertimbangkan 3 pernyataan di atas, maka pihak APG dan SEKARGA akan melakukan aksi mogoknya paling lambat Minggu kedua bulan Juli 2018. Jika memang belum terdapat respon atau solusi terbaik dari pihak Pemerintah.

Seperti yang terlansir dalam laman katadata.co.id, Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman menilai bahwa konflik yang telah terjadi antara manajemen PT Garuda Indonesia (Persero) dengan para pilotnya sebagai persoalan komunikasi. Luhut optimis konflik yang berbuntut ancaman mogok pilot tersebut dapat segera di selesaikan. “Hanya masalah komunikasi yang kurang baik.” Kata Luhut,  Rabu (6/6).

Luhut juga menargetkan Satgas yang dibentuk memediasi manajemen Garuda maupun Asosiasi Pilot Garuda (APG) dapat menyelesaikan konflik pada awal Juli 2018. Satgas yang dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim Purbaya Yudhi Sadhewa. Adapun anggotanya yang berasal dari Kementrian Perhubungan, Kementrian BUMN, Kantor Staf Presiden. “Dari Garuda dan asosiasi tidak kami ikutkan. Mereka nanti kami akan minta pendapatnya apa sih selisih mereka.” Lanjut Luhut.

(*/TZ)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker