Hot NewsInternasionalNews

Pilot Philippines AirAsia Di Bunuh Suaminya

Infopenerbangan,- Seorang walikota Bien Unido, Filipina dan juga berprofesi sebagai pilot yang berpangkat kapten pada maskapai Philippine AirAsia, diculik dan dibunuh oleh suaminya sendiri pada Kamis malam (8/6/17).

Gisela Bendong-Boniel, 38 tahun, meregang nyawa akibat tembakan yang dimuntahkan suaminya dan jasadnya dibuang ke laut oleh sepupu dari suaminya, dilansir dari sunstar.com (8/6/17)

Kejadian bermula ketika Gisela dan seorang temannya, Angela Leyson dan anak laki lakinya yang berusia 17 tahun diundang Nino untuk menginap disebuah Resort yang berada di Bien Unido. “Kami diminta untuk pergi kesana karena ada beberapa dokumen yang harus ditandatangani oleh Gisela,” kata Leyson.

Leyson mengatakan Gisela ingin mengakhiri pernikahannya dengan Nino karena memiliki permasalahan dengan keuangan. “Dia ingin meninggalkan Nino, Dia seorang pilot dan memiliki karir sendiri. Dia ingin mengundurkan diri dari jabatannya sebagai walikota, namun dia ingin menyelesaikan semua masalahnya terlebih dahulu,” sebut Leyson.

Pada saat kejadian, Leyson sedang berada dalam satu ruangan bersama Gisela, pada saat itu beberapa pria masuk ke dalam ruangan dan mengikat wajah dan leher Leyson menggunakan lakban hingga ia hampir hilang kesadaran.

Seorang pria menodongkan senjatanya ke arah kepala Leyson dan mengancam akan membunuhnya jika ia melaporkan kejadian tersebut kepada polisi. Dalam setengah sadar, Leyson mendengar Gisela berbicara kepada suaminya untuk tidak melibatkan dia dalam kejadian tersebut. Leyson dan putranya kemudian dituntun keluar dari ruangan dan dibawa ke kota Tubigon kemudian dilepaskan.

“Itulah terakhir kali saya melihat Gisela,” kata Leyson.

Leyson kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada polisi, kemudian Polisi berhasil menangkap Nino beserta 4 orang yang membantunya menjalankan aksi tersebut termasuk sepupu Nino yang bernama Kevin Boniel.

Kepada kepolisian, Nino mengaku bahwa ia meminta sepupunya Kevin untuk membunuh Gisela dengan cara menembaknya dan membuang jasadnya ke laut. Namun pada keterangannya, Kevin mengaku bahwa Nino lah yang menembak isterinya dengan menggunakan pistolnya sendiri ketika mereka sedang berada di atas kapal.

Polisi kemudian membawa Nino beserta 4 tersangka lainnya untuk melakukan pencarian jasad Gisela ke laut di Pulau Caubian yang terletak di Kota Lapu Lapu. Namun setelah 2 jam pencarian jasad Gisela belum juga ditemukan, Polisi memutuskan untuk menghentikan pencarian dan akan melanjutkan kembali esok harinya (hari ini).

Nino kemudian mengakui perbuatannya kepada kepolisian dan kemudian di tahan. Ia mengaku insiden ini tidak ada kaitannya dengan posisinya sebagai mantan walikota Bien Unido selama 9 tahun yang kemudian digantikan oleh isterinya, Gisela.

Gisela telah berprofesi sebagai seorang Pilot selama 16 tahun lamanya. Dia merupakan kapten pilot wanita pertama di Philippine AirAsia. Tahun lalu ia dianugerahi sertifikat oleh PAA karena keahliannya dalam mengendalikan situasi ketika membawa pesawat yang mengalami kegagalan pada salah satu mesin dan berhasil mendaratkan pesawat dengan selamat di Cebu Filipina. (*/NP)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close