Hot NewsInternasionalNews

QANTAS MENUKIK SELAMA 10 DETIK, PENUMPANG KETAKUTAN

PENUMPANG KETAKUTAN KARENA QANTAS MENUKIK SELAMA 10 DETIK

Infopenerbangan,- Ratusan penumpang maskapai Qantas mengalami momen mengerikan setelah sebuah pusaran membuat pesawat mereka menukik selama 10 detik.

Kecelakaan dramatis yang dialami penumpang di QF94 dari Los Angeles ke Melbourne dilaporkan disebabkan oleh vortex, atau “wake turbulence,” yang disebabkan oleh pesawat lain yang lepas landas hanya dua menit sebelumnya.

Salah seorang penumpang pesawat, Janelle Wilson mengisahkan pesawat mereka yang menukik selama 10 detik.

“Itu terjadi antara 1,5 atau dua jam setelah kami meninggalkan LA dan tiba-tiba pesawat itu mengalami gejolak yang hebat dan kemudian benar-benar naik dan kami menukik,” kata Wilson.

“Kami semua diangkat dari tempat duduk dan kemudian jatuh bebas. Rasanya seperti ketika Anda berada di puncak roller coaster dan Anda baru saja melewati tepi puncak dan mulai menurun,” ujarnya.

Untungnya tidak ada orang di dalam pesawat, dengan kapasitas 484 tempat duduk, terluka.

Menurut ahli keselamatan penerbangan di SKYbrary, bangun pusaran menyebabkan turbulensi yang parah, yang dihasilkan oleh berlalunya pesawat lain dalam penerbangan. Pada dasarnya, tidak ada pemisahan yang cukup antara penerbangan.

Namun, seorang juru bicara Qantas mengatakan kepada The Australian bahwa tidak ada pelanggaran standar pemisahan karena dua pesawat A380 terpisah sejauh 20 mil laut dan ketinggian 1.000 kaki.

Ada beberapa insiden vortex yang menyebabkan luka serius dan bahkan kematian setelah pilot kehilangan kendali atas pesawat.

“Sebuah pertemuan lintas-jalur dalam perjalanan kemungkinan akan mengarah ke satu atau dua ‘kejutan’ yang tajam saat vortek disilangkan,” kata situs SKYbrary.

“Dalam kasus penerbangan, cidera penumpang yang tidak aman dapat terjadi, baik penumpang dan awak kabin.”

“Karena sebagian besar operator memastikan bahwa penumpang terjamin selama pendekatan menengah dan terakhir dan selama pendakian awal setelah lepas landas. Dan awak kabinlah yang akan paling berisiko cedera jika mereka belum terjamin selama tahap akhir dari pendekatan,” ujar Skybrary.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close