Internasional

SEMPAT DIKEJAR JET TEMPUR,  PESAWAT SIPIL JATUH TABRAK GUNUNG

Infopenerbangan,- Pesawat sipil berjenis Cessna 560 Citation V terjatuh di kawasan pegunungan Hutan Nasional di Virginia, Amerika Serikat (AS), saat dikejar sebuah jet tempur F-16 pada minggu (4/6). 

Jet tempur F-16 dikerahkan untuk menjangkau pesawat sipil yang pilotnya tidak responsif saat dikontak. Seperti dilansir CNN (5/6), seorang pejabat AS yang enggan disebutkan namanya tersebut menegaskan bahwa pesawat jet tempur F-16 itu tidak menembak jatuh pesawat sipil tersebut. 

Ditegaskan juga bahwa Otoritas Penerbangan Federal (FAA) biasa mengerahkan jet tempur jika ada pilot yang terbang dengan tidak aman. 

Wilayah Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara Kontinental AS dalam keterangan pers menyebutkan bahwa pilot pesawat sipil itu tidak merespon saat jet tempur F-16 berusaha melakukan kontak. 

Saat terbang mendekati pesawat sipil itu, jet tempur F-16 itu ‘diizinkan untuk melakukan perjalanan dengan kecepatan supersonik’, yang kemudian memicu dentuman sonik yang terdengar hingga ke area Washington DC. 

Disebutkan juga bahwa jet tempur tersebut menggunakan suara ‘dalam upaya menarik perhatian pilot’ pesawat sipil itu. 

Dalam keterangan pers menyebutkan pesawat sipil itu dicegat oleh jet tempur dari Komando Pertahanan Dirgantara Amerika Utara (NORAD) pada minggu (4/6) sekitar pukul 15.20 waktu setempat, dan akhirnya jatuh di dekat Hutan Nasional George Washington di Virginia. 

“Pilot tidak responsif dan Cessna itu kemudian jatuh di dekat Hutan Nasional George Washington di Virginia,” ungkap keterangan pers tersebut. 

Menurut beberapa sumber yang memahami insiden ini, terdapat empat orang di dalam pesawat sipil yang jatuh itu. Saat didekati oleh jet tempur F-16, masih menurut sumber, pesawat sipil itu terdeteksi terbang menyimpang sejauh 506 kilometer dari tujuan yang direncanakan sebelum jatuh. 

Badan Otoritas AS tidak menyebutkan lebih lanjut kondisi orang-orang di dalam pesawat sipil itu. Hanya disebutkan bahwa baik bangkai pesawat maupun penumpangnya belum ditemukan. 

Dilansir dari detik.com, FAA dalam pernyataan terpisah menyebutkan pesawat sipil itu jatuh di area pegunungan yang berada di ‘daerah berpenduduk jarang’. 

Lewat Twitter, Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) menyatakan bahwa pihaknya masih menyelidiki lebih lanjut insiden itu, termasuk soal penyebab jatuhnya pesawat sipil tersebut. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close