Ragam

SEORANG BAYI MENINGGAL DALAM PENERBANGAN AIRASIA

Infopenerbangan.com– Seorang bayi berusia 2 bulan meninggal di dalam penerbangan AirAsia dari Kuala Lumpur, Malaysia, ke Perth, Australia, pada hari Senin.

Dalam sebuah pernyataan, AirAsia mengonfirmasi bahwa ada keadaan darurat medis yang melibatkan bayi di Penerbangan D7236.

Seorang juru bicara AirAsia mengatakan: “Setelah tiba, pesawat itu bertemu oleh tim spesialis medis dan otoritas terkait, termasuk Polisi Australia Barat.” AirAsia mengatakan tidak dapat berkomentar lebih lanjut tentang situasi medis bayi tersebut.

Nadia Parenzee, seorang mantan perawat yang sedang dalam penerbangan, mengatakan kepada The Australian Barat bahwa bayi diidentifikasi sebagai Farah “menangis terus menerus” dan “sangat, sangat tertekan” ketika dia naik pesawat pada tengah malam di Kuala Lumpur.

Parenzee mengatakan dia menawarkan bantuan kepada orang tua Farah, mengatakan dia akan dengan senang hati memeluk Farah jika mereka membutuhkan.

Namun tak lama setelah dia duduk dan tertidur, seorang pramugari menepuk pundaknya dan meminta bantuannya.

Dia kemudian menggendong bayi itu, yang dia perhatikan “berwarna abu-abu” saat itu, katanya kepada Australian Broadcasting Corporation.

“Dia berjuang untuk bernafas, jadi saya mengucapkan sedikit doa,” kata Parenzee kepada ABC.

“Segera setelah saya mengatakan itu, dia menjadi lemas, dan saya hanya berkata kepada pramugari, ‘Ini darurat medis,” tambah Parenzee.

Sekitar setengah perjalanan, diputuskan bahwa maskapai akan melanjutkan ke Perth, di mana Farah akan diberikan perhatian medis segera, The West Australian melaporkan.

AirAsia mengatakan pesawat itu dijadwalkan terbang kembali ke Kuala Lumpur pagi itu tetapi ditunda empat jam karena keadaan darurat. (*)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close