DomestikHot NewsNews

TERIMA SERTIFIKAT ICAO, PENERBANGAN INDONESIA DUDUKI PERINGKAT 58

INDONESIA DUDUKI PERINGKAT 58 SERTIFIKAT ICAO

Infopenerbangan , – Indonesia resmi menerima sertifikat dari Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (International Civil Aviation Organization / ICAO).

Presiden Dewan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) Olumuyiwa Benard Aliu, menganugerahkan sertifikat tersebut kepada Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso, di Kantor Pusat ICAO di Montreal, Kanada.

Penganugerahan sertifikat itu diberikan sebagai bentuk pengakuan prestasi pemerintah Indonesia atas peningkatan keselamatan. ICAO secara resmi pada tanggal 28 Februari 2018 Laporan hasil audit di lokasi yang dilaksanakan di Indonesia Oktober 2017.

“Di mana Indonesia berhasil meraih angka EI sebesar 80,34, meningkat secara signifikan dari hasil audit ICAO di tahun 2014 yang hanya sebesar 45,33,”, kata perwakilan Indonesia untuk ICAO, Andy Aron, Sabtu (20/5) dikutipĀ  Antara .

Dengan demikian, hasil audit berhasil membawa Indonesia menempati peringkat ke-58 dunia, dari 192 negara anggota ICAO. Dan melompat 94 peringkat dari sebelumnya di peringkat ke-152 dunia. Dan, peringkat ke-10 di kawasan Asia Pasifik dari 39 negara yang masuk ke dalam akreditasi kantor regional ICAO di Bangkok.

Presiden Dewan ICAO Olumuyiwa Benard Aliu, menyampaikan penganugerahan CPC ini menjadi bentuk pengakuan ICAO atas capaian dan kemajuan yang diraih pemerintah Indonesia dalam bidang beberapa pengawasan dan juga meningkatkan tarif standar internasional.

Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso, mengatakan capaian dan kemajuan diraih ini merupakan salah satu upaya dalam membangun sinergi kerja bersama regulator-operator.

Serta Berbagai macam pihak, atas arahan dan semangat Presiden Joko Widodo dan para Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi di bawah ini adalah jurusan di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dan Transportasi Udara Indonesia.

Ditjen Perhubungan Udara telah melakukan beberapa pembenahan dalam rangka memastikan penerbangan di Indonesia, dengan mengeluarkan peraturan yang relevan dari ICAO terbaru.

Selain itu melakukan tugas dan fungsi organisasi Ditjen Perhubungan Udara, mengembangkan kapabilitas dan kualifikasi inspektur dan sistem yang baik untuk pengawasan terhadap standar dan rekomendasi ICAO di lingkungan yang baik untuk seluruh operator baik penerbangan, Bandara, navigasi udara, dan industri pesawat udara .

“Anugerah ini, kami persembahkan untuk Indonesia,” tutur Agus Santoso dalam pidatonya di Kantor Pusat ICAO di Montreal. (* / Np)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close