DomestikHot NewsNews

Tingkatkan Keselamatan Penerbangan, Pemerintah Kerjasama dengan French DGAC

Infopenerbangan,- Dalam upaya terus meningkatkan keselamatan penerbangan di Indonesia, pemerintah Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan melanjutkan kerjasama tenis di bidang transportasi udara dengan pemerintah Prancis yang diwakili oleh The Direction Générale de l’Aviation Civile of the French Republic (French DGAC).

Adapun tujuan kerjasama teknis ini ialah meliputi penyediaan alat dan sistem pengawasan secara terus-menerus dari Pemerintah Perancis terhadap maskapai-maskapai di Indonesia terkait keselamatan penerbangan.

Pelaksanaan penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) ini dilakukan di Kantor Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKUPPU) Ditjen Perhubungan Udara di Kompleks Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Jumat (21/4/2017).

Dalam nota kesepaham tersebut, DGCA – FRANCE akan menempatkan tenaga ahlinya di Indonesia khususnya di Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk mengevaluasi sistem keselamatan penerbangan di Indonesia. Termasuk memberikan advice dan rekomendasi kepada Dirjen Perhubungan udara guna meningkatkan keselamatan penerbangan di Indonesia.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Republik Indonesia, Agus Santoso pada sambutannya menyatakan apresiasi setinggi-tingginya terkait peningkatan kerjasama teknis yang sudah dimulai sejak 23 Juni 2011 tersebut.

“Sebagai anggota Organisasi Penerbangan Sipil Internasional ( ICAO) Indonesia berkomitmen untuk melakukan pengawasan keselamatan penerbangan secara terus-menerus, seperti yang termaktub dalam Annex 1 ICAO. Untuk itu kami sangat mendukung permintaan dari Pemerintah Perancis untuk memperpanjang kerjasama teknis ini hingga tahun 2019,” ujar Agus.

Agus melanjutkan,  Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Republik Indonesia berkeinginan untuk memperkuat fungsi pengawasan keselamatan dalam rangka melaksanakan rencana aksi untuk memenuhi audit ICAO, penyelesaian temuan – temuan Audit keselamatan ICAO (ICAO – USOAP) serta untuk mengeluarkan penerbangan Indonesia dari daftar ban larangan terbang Uni Eropa untuk semua operator penerbangan Indonesia.

Agus percaya bahwa kerjasama ini akan dapat meningkatkan perekonomian di Indonesia. Terutama dari sektor pariwisata dan investasi. Mengingat sektor pariwisata berkaitan erat dengan transportasi udara. Lebih dari 60 persen turis mancanegara datang ke Indonesia dengan menggunakan pesawat udara. (*/eq)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close