DomestikHot NewsNews

Xpressair Lakukan Training First Aid dan CPR

Infopenerbangan – Xpressair menggandeng pelatih dari Putra Spesialis Hospital, Malaka melakukan training first aid dan CPR kepada sejumlah karyawan, mulai dari Senin 27 – 28 Februari 2017 di Oak Tree hotel, Jakarta Selatan. Pelatihan ini diikuti puluhan karyawan dari beberapa divisi  yang bertujuan untuk melatih kecakapan karyawan dalam memberikan pertolongan Pertama bagi penumpang yang cidera.

“Pelatihan First aid danCPR bukan mandatori (hal wajib).Tidak semua maskapai melakukan pelatihan ini. Buat kami sekalipun ini tidak bersifat wajib, tapi kami mau melakukan hal ini,” ungkap President Director PT Travel Express Aviation Service, Henny Kurniawan kepada wartawan.

Menurut Henny, sekalipun pelatihan first aid dan CPR bukan hal wajib,pelatihan tersebut dapat menjadi nilai plus bagi pihaknya. Mengingat, XpressAir menerjang banyak rute, salah satunya di Malaka. Sebagian besar rute ke Malaka, lanjut Henny, adalah orang yang sakit. Bahkan data yang dihimpun pihaknya menunjukkan bahwa, 80 persen orang Indonesia ke Malaka untuk tujuan berobat karena dikenal cukup terjangkau dibanding Singapura dan secara teknologi cukup update.

“Pelatihan ini step awal. Kami akan lakukan lagi training kedepan. Tetapi jumlah kami batasi supaya hasilnya maksimal. Saya juga ingatkan trainers kalau yang tidak lulus tidak usah diberi sertifikat,” tegas Henny.

Ia mengatakan point dari pelatihan adalah, para karyawan Xpress Air yang berhubungan langsung dengan pesawat dan penumpang dalam menangani penumpang jika terjadi masalah. Yakni dengan dengan memberikan pertolongan pertama atau first aid dan CPR atau teknik kompresi dada dan pemberian napas bantuan.

 

IMG-20170228-WA0019“Rencana kami semua karyawan menguasai first aid dan CPR ini,”katanya.

Henny menuturkan, tidak dipungkiri, pihaknya tidak bisa menghindari masalah.Karena masalah bukan hanya terjadi dari pesawat, tetapi ada pilot, dan beberapa unsur yang berpotensi mengakibatkan masalah.

Sementara itu, menurut dokter spesialis bedah dari Putra Spesialis Hospital Malaka, Datuk Ismail Syarif Yusman, mengungkapkan pihaknya memiliki tanggungjawab untuk memberi pelatihan bagi penduduk Malaka dan Malaysia.

“Sekarang kami menawarkan service kami kepada Indonesia. Kami memberi pelatihan ini karena wajib diketahui,” tutur datuk Ismail.

Datuk Ismail mengatakan, seharusnya pengajaran first aid dan CPR ini wajib diketahui semua orang. Sehingga apabila terjadi kecelakaan bantuan pertama atau first aid dapat segera diberikan. “Itu terbukti mampu menyelamatkan nyawa dan juga mampu menahan kecelakaan bertambah parah,”jelasnya. (*/eq)

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close