DomestikHighlightNews

SAUDI ARABIAN LAYANI EMBARKASI HAJI DI BATAM

Infopenerbangan,- Jamaah yang tergabung dalam Embarkasi Haji Hang Nadim Batam sepanjang musim haji 2018 akan dilayani maskapai penerbangan Saudi Arabian Airlines. Mereka akan terbang ke tanah suci dengan pesawat berbadan besar.

“Embarkasi Batam pada 2018 masih dilayani pesawat-pesawat Saudi Arabian Airlines berbadan besar.” Kata Subadi selaku Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, di Batam.

KEMENAG MENGGANDENG MASKAPAI GARUDA INDONESIA DAN SAUDI AIRLINES UNTUK MELAYANI JAMAAH HAJI

Kementerian Agama pada 2018 menggandeng maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines untuk melayani jamaah haji dari seluruh Indonesia. Ia juga mengatakan, pesawat Saudi Arabian Airlines tidak bisa mendarat di sembarang bandara, karena badannya yang besar.

“Bandara di Batam memiliki landasan pacu yang panjang sehingga bisa digunakan untuk segala jenis pesawat. Karenanya itu dipilih menggunakan Saudi Arabian Airlines.” Kata Subadi.

Rencananya, Kemenag Kepri bersama pihak maskapai dan ‘aero food’ akan menggelar acara mencicipi makanan yang akan disiapkan di pesawat sepanjang perjalanan Batam-Tanah Suci dan sebaliknya pada pekan depan. Kegiatan itu untuk memastikan makanan yang disiapkan di pesawat sesuai dengan selera maupun kebutuhan jamaah haji.

“Pada 12 Juli 2018 nanti akan ada ‘meal test’ sekaligus pelantikan Panitia Pelaksana Ibadah Haji Embarkasi Batam.’’ Lanjutnya.

Embarkasi Hang Nadim Batam pada 2018 akan memberangkatkan 12.940 jamaah calon haji (JCH)yang dibagi dalam 27 kelompok terbang (Kloter). Empat provinsi yang bergabung dengan Embarkasi Batam yaitu Kepulauan Riau, Riau, Jambi dan Kalimantan Barat.

Berdasarkan rapat Kemenag, maka jamaah asal Kepri akan berangkat pada Kloter 1, 19 dan 27, jamaah asal Riau tergabung dengan Kloter 2-10, kemudian berikutnya jamaah asal Kalimantan Barat dan Jambi.Kloter I Embarkasi Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau, dijadwalkan berangkat pada 18 Juli 2018, sehari setelah pemberangtan kloter I nasional.

(*/TZ)

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close