HighlightHot NewsInternasional

Tiongkok Jadi Rebutan Pasar Boeing dan Airbus

Infopenerbangan.com, -Dua raksasa penerbangan Boeing dan Airbus saling berebut dalam memikat pasar penerbangan Tiongkok dalam ajang kedirgantaraan di Zhuhai.

Dimana Tiongkon adalah salah satu pusat persaingan utama bagi produsen pesawat. Pasalnya, jumlah masyarakat yang bepergian dengan pesawat terus bertambah pesat. Hal ini sejalan dengan persaingan produsen pesawat AS dan Eropa tersebut dalam memanfaatkan melonjaknya pasar pesawat terbang di China.

Dalam proyeksinya yang bertajuk 2016-2035 Global Market Forecast, Airbus menyatakan maskapai-maskapai penerbangan China membutuhkan hampir 6.000 unit pesawat baru senilai 945 miliar dollar AS dalam 20 tahun ke depan. Untuk memikat pasar Negeri Tirai Bambu tersebut, keduanya gencar menjalin kemitraan dengan perusahaan-perusahaan China.

Boeing mengestimasikan kebutuhan pesawat baru China mencapai 6.800 unit dengan nilai 1 triliun dollar AS. Semenara itu, Airbus memiliki pusat penyelesaian dan pengiriman pesawat di Tianjin, di mana pekerja memasang sentuhan akhir dan mengaplikasikab cat untuk pesawat yang ditujukan bagi pasar domestik.

Airbus juga membeli bagian-bagian pesawat tertentu dari pemasok China.

Sementara itu, Boeing berencana membangun fasilitas produksi bermitra dengan Commercial Aircraft Corp. of China (COMAC) untuk mengecat dan memasang kabin pesawat seri 737.

Eric Chen, presiden Airbus China, menyoroti rencana yang dikemukakan pesaingnya tersebut. Menurut dia, langkah yang diambil Boeing selangkah di belakang apa yang sudah dilakukan Airbus. (*/Rf)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close