
InfoPenerbangan,- Konektivitas antara Indonesia dan Malaysia kembali diperkuat dengan hadirnya penerbangan langsung rute Kelantan–Jakarta yang akan mulai beroperasi pada 16 Juni 2026.
Rute baru ini dilayani oleh maskapai AirAsia dan diharapkan mampu meningkatkan mobilitas wisatawan, sekaligus mempererat hubungan kedua wilayah dalam sektor pariwisata, budaya, hingga kesehatan.
Pembukaan jalur penerbangan ini disambut positif oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usai menerima kunjungan Menteri Besar Kelantan, Mohd Nassuruddin Daud, di Balai Kota Jakarta pada Rabu (13/5).
Menurut Nassuruddin, penerbangan langsung ini menjadi langkah penting untuk memperkenalkan potensi wisata Kelantan kepada masyarakat Indonesia, sekaligus mempermudah akses masyarakat Malaysia menuju Jakarta.
AirAsia dijadwalkan melayani empat penerbangan setiap minggu untuk rute Kota Bharu–Jakarta, yakni setiap Selasa, Kamis, Sabtu, dan Minggu.
Penerbangan dari Kota Bharu menuju Jakarta dengan nomor AK2353 akan berangkat pukul 10.00 waktu setempat dan tiba di Jakarta pukul 11.40 WIB. Sementara penerbangan Jakarta–Kota Bharu dengan nomor AK2354 dijadwalkan berangkat pukul 12.10 WIB dan tiba pukul 15.50 waktu setempat.
Untuk menyambut pembukaan rute baru ini, AirAsia juga menghadirkan promo tiket spesial mulai dari RM199 untuk penerbangan Kota Bharu–Jakarta dan Rp709 ribu untuk rute sebaliknya. Promo tersebut berlaku untuk periode pemesanan tertentu dengan jadwal perjalanan hingga Maret 2027.
Jakarta Jadi Destinasi Favorit Wisatawan Malaysia
Gubernur Pramono Anung menilai kehadiran rute baru ini akan semakin meningkatkan jumlah wisatawan Malaysia yang datang ke Jakarta. Menurutnya, Jakarta kini semakin diminati karena akses transportasi yang mudah, pilihan wisata yang beragam, hingga destinasi belanja dengan harga kompetitif.
Wisatawan Malaysia juga dinilai tertarik dengan kemudahan menjangkau kota lain dari Jakarta, termasuk menggunakan transportasi cepat seperti Whoosh menuju Bandung.
Selain wisata dan belanja, faktor kuliner halal menjadi daya tarik tersendiri. Jakarta kini memiliki banyak pilihan restoran halal yang mudah ditemukan di berbagai kawasan kota, sehingga membuat wisatawan Malaysia merasa lebih nyaman selama berkunjung.
Kesamaan cita rasa makanan antara Indonesia dan Malaysia juga disebut menjadi nilai tambah, terutama untuk kuliner populer seperti Rendang yang sudah akrab di lidah masyarakat kedua negara.
Kelantan Tawarkan Wisata Religi dan Budaya
Di sisi lain, Kelantan juga memiliki daya tarik wisata yang cukup kuat, khususnya dalam wisata religi dan budaya Melayu. Wilayah yang dikenal sebagai “Serambi Mekah” tersebut memiliki banyak pondok pesantren, pusat pendidikan Islam, hingga bangunan bersejarah yang masih terjaga.
Salah satu ikon budaya yang menarik perhatian adalah masjid kayu berusia lebih dari 300 tahun yang dibangun tanpa menggunakan paku. Selain itu, wisatawan juga dapat menikmati kuliner khas Kelantan seperti Nasi Kerabu yang terkenal dengan warna nasi kebiruan dan cita rasa rempah yang khas.
Tak hanya sektor wisata, kedua pihak juga membahas peluang kerja sama di bidang kesehatan dan budaya. Kelantan disebut memiliki layanan kesehatan dengan biaya yang lebih terjangkau dan berpotensi menjadi alternatif tujuan medical tourism bagi masyarakat Indonesia.
Kerja sama budaya juga mulai dijajaki, termasuk penelusuran naskah Melayu kuno yang menunjukkan hubungan sejarah antara Jakarta dan Kelantan sejak masa lampau.
Dengan hadirnya penerbangan langsung ini, hubungan antara Indonesia dan Malaysia diharapkan semakin erat, baik dalam bidang ekonomi, pariwisata, maupun pertukaran budaya.(*)
