DomestikHighlight

Solusi Ikatan Pilot Indonesia saat Turbulensi

Terjadinya peristiwa turbulensi yang dialami maskapai Hongkong Air saat penerbangan di atas Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sontak menjadi perhatian.

Terutama bagi para pilot yang bertanggung jawab pada keselamatan dan keamanan penerbangan. Sorotan serius muncul dari Ikatan Pilot Indonesia (IPI) yang sekaligus memberikan solusi agar keselamatan dan keamanan penerbangan dapat terus terwujud.

Menurut Direktur Teknik 2 IPI Capt Sigit Sasongko, clear air turbulunce dapat terjadi karena beberapa aspek. Apalagi saat ini kondisi cuaca yang ekstrim menambah rentan terjadinya turbulensi pada penerbangan.

“Maka perlu bagi kami memberikan short description dan soft solution bagi rekan-rekan penerbang,” ujar Capt Sigit dalam pesan aplikasi WhatsApp yang diterima infopenerbangan, Sabtu (7/5).

Faktor-faktor penyebab turbulensi, lanjutnya, disebabkan oleh jet stream, terrains waves dan thunderstorm complexes. Untuk kejadian yang menimpa maskapai Hongkong Air, Capt Sigit menganalisa disebabkan oleh jet stream atau thunderstorm complexes.

“Faktor itu berdampak pada aircraft structural damage, physical injury to crew or passanger, impaired flight crew performance,” tukasnya.

Menyikapi hal-hal tersebut, Capt Sigit menghimbau perlu ditekankan kepada awak pesawat untuk melakukan SOP ketika memasuki kondisi turbulensi, meminta sigmet chart guna melihat lokasi clear air turbulence, mengaktifkan PIREP berkoordinasi dengan ATC serta restrain system, pax dan awak kabin juga penumpang harus memakai safety belt untuk menghindari guncangan turbulensi.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close